Jejakkini.com.|| Sabang – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026 menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen masyarakat untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Di Kota Sabang, daerah paling barat Indonesia yang menjadi gerbang Nusantara dari ujung Pulau Weh, semangat Pancasila tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi terus hidup dan tumbuh dalam denyut kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi persatuan, toleransi, gotong royong, serta kebersamaan dalam keberagaman.
Sabang selama ini dikenal bukan hanya karena keindahan alamnya yang memukau, hamparan laut biru yang memesona, serta destinasi wisata kelas dunia yang menjadi kebanggaan Aceh dan Indonesia. Lebih dari itu, Sabang juga menjadi miniatur Indonesia yang menunjukkan bahwa perbedaan dapat dirawat dalam suasana damai, harmonis, dan penuh rasa persaudaraan.
Ketua TP-PKK Kota Sabang,Ny.Nuri Farisal, mengatakan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari lingkungan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.
Menurutnya, perempuan memiliki posisi yang sangat strategis dalam menanamkan karakter, moral, serta nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus bangsa. Dari tangan seorang ibu lahir generasi yang memahami arti persatuan, menghargai keberagaman, memiliki rasa cinta tanah air, serta semangat gotong royong yang menjadi ruh Pancasila.
“Pancasila bukan sekadar dasar negara yang dihafal, tetapi harus menjadi pedoman hidup yang diamalkan dalam setiap tindakan. Perempuan memiliki peran besar dalam membentuk generasi yang berakhlak, berkarakter, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Dari keluarga yang kuat akan lahir bangsa yang kuat,” ujar Nuri Farisal.
Ia menambahkan, TP-PKK Kota Sabang terus berkomitmen mendukung berbagai program pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pendidikan karakter anak, serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah sebagai bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Senada dengan hal tersebut, Staf Ahli TP-PKK Kota Sabang,Ny. Erwani Meutia, menilai bahwa Sabang merupakan contoh konkret bagaimana nilai-nilai Pancasila tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat yang majemuk.
Menurutnya, kerukunan yang selama ini terjaga menjadi modal sosial yang sangat berharga dalam mendukung pembangunan daerah dan memperkuat citra Sabang sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman, dan ramah bagi siapa saja.
“Keindahan Sabang tidak hanya terletak pada panorama alamnya yang luar biasa, tetapi juga pada masyarakatnya yang hidup dalam suasana damai, saling menghormati, serta memiliki semangat kebersamaan yang kuat. Inilah wajah nyata Pancasila yang terus kita jaga bersama,” ungkap Erwani.
Momentum Hari Lahir Pancasila tahun ini juga menjadi penguat semangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk mendukung berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Sabang dalam mewujudkan daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
Berbagai langkah pembangunan terus dilakukan, mulai dari penguatan sektor pariwisata, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan UMKM, pelestarian lingkungan hidup, hingga penguatan pelayanan publik yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Sebagai daerah yang berada di titik awal Indonesia, Sabang memiliki makna simbolis yang sangat kuat dalam perjalanan bangsa. Dari kota inilah semangat persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air terus digaungkan sebagai bagian dari komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum untuk memperkokoh kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta membangun optimisme bahwa dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila, Indonesia akan semakin maju, berdaulat, adil, dan sejahtera.
Dari Sabang, semangat persatuan terus menyala. Dari Sabang, nilai-nilai Pancasila terus dijaga. Dari Sabang, harapan untuk Indonesia yang lebih kuat, damai, dan bermartabat terus digaungkan kepada dunia.
“Pancasila adalah jiwa bangsa, kompas pembangunan, dan perekat keberagaman. Bersama Pancasila, masyarakat Sabang terus melangkah, menjaga persatuan, membangun kesejahteraan, serta mewariskan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.”
Dirgahayu Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
-Mj Eric Karno (Jejekkini.com.Sabang News)




