Pagaralam, Jejakkini.com – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak hanya terjadi di Kabupaten Empat Lawang. Kota Pagar Alam juga mengalami kondisi serupa. Sejumlah SPBU di Pagar Alam diserbu warga hingga menimbulkan antrean panjang kendaraan.
Pantauan di beberapa SPBU Kota Pagar Alam pada terlihat antrean kendaraan roda dua dan roda empat mengular hingga keluar area SPBU. Warga rela menunggu berjam-jam untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite dan Solar.
Warga Dempo Tengah mengaku sudah dua hari antri BBM.
Antre dari jam 6 pagi, giliran sampai depan sudah habis. Kami kesal, aktivitas jadi terganggu semua,” ujarnya.
Kelangkaan ini berdampak besar pada aktivitas masyarakat. Para petani, ojek, dan pedagang mengaku dirugikan karena tidak bisa beraktivitas normal.
“BBM ini kebutuhan pokok, Kalau langka begini ekonomi kami lumpuh,” ujar Warga sekitar.
Petugas SPBU membenarkan adanya keterlambatan distribusi, Stok memang terbatas, Kami sudah lapor ke Pertamina, tapi pengiriman belum datang, Kami juga terapkan pembatasan pembelian agar merata,” jelasnya.
Warga berharap pemerintah dan Pertamina segera menambah pasokan BBM ke wilayah Pagar Alam agar kelangkaan tidak berkepanjangan.
Kami warga meminta agar Pemkot Pagar Alam mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik buying dan menimbun BBM.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan pasokan akan kembali normal.
Jurnalis: Sulman Paris







