Sabang | Jejakkini.com | 15 Juli 2026 – Pemerintah Kota Sabang bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali memperkuat sinergi dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing melalui pelaksanaan Program Kuliah Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Membangun Desa (KPM-UMD) Kampung Inggris Gelombang II Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.
Kegiatan Serah Terima Mahasiswa KPM-UMD Kampung Inggris tersebut berlangsung di Aula Pulau Weh, Kantor Wali Kota Sabang, Selasa (14/7/2026), mengusung tema “Melalui Program Kampung Inggris, UIN Ar-Raniry dan Pemerintah Kota Sabang Bersinergi dalam Meningkatkan Kemandirian Masyarakat.”
Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam dan Wakil Wali Kota Sabang Drs. Suradji Junus berhalangan hadir karena agenda kedinasan, sehingga diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Sabang, Rinaldi Syahputra, didampingi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Sabang, yang secara resmi menerima dan menyerahkan mahasiswa peserta KPM-UMD kepada pemerintah daerah untuk melaksanakan pengabdian di sejumlah gampong di Kota Sabang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sukakarya, Camat Sukajaya, Keuchik Gampong Balohan, para pejabat Pemerintah Kota Sabang, unsur pemerintahan gampong, pimpinan dan dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh, panitia pelaksana, serta puluhan mahasiswa peserta KPM-UMD Kampung Inggris Gelombang II.
Dalam sambutannya, Pemerintah Kota Sabang menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada UIN Ar-Raniry Banda Aceh atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Kota Sabang sebagai lokasi pelaksanaan program pengabdian masyarakat berbasis pendidikan. Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan kapasitas generasi muda.
Program KPM-UMD Kampung Inggris tidak hanya menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga merupakan bentuk nyata kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta inovasi yang dimiliki guna memperkuat kapasitas masyarakat, khususnya dalam pengembangan kemampuan berbahasa Inggris.
Sebagai kota wisata bahari yang menjadi pintu gerbang Indonesia di ujung barat Nusantara, Sabang membutuhkan SDM yang memiliki kemampuan komunikasi global untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Oleh karena itu, kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui program pendidikan, pelatihan, pendampingan masyarakat, penguatan literasi, hingga pengembangan potensi desa berbasis kearifan lokal.
Pemerintah Kota Sabang meyakini bahwa keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya memberikan manfaat bagi warga, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami dinamika sosial, membangun kepemimpinan, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Sementara itu, pihak UIN Ar-Raniry Banda Aceh berharap seluruh mahasiswa mampu menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika akademik, menghormati budaya masyarakat setempat, serta menjalin komunikasi yang harmonis dengan pemerintah daerah dan aparatur gampong selama menjalankan program pengabdian.
Program ini juga diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembangunan berbasis kolaborasi, di mana perguruan tinggi hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang mandiri, cerdas, inovatif, dan berdaya saing.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan prosesi serah terima mahasiswa, penyerahan secara simbolis kepada Pemerintah Kota Sabang, serta foto bersama antara jajaran Pemerintah Kota Sabang, para camat, keuchik, pimpinan dan dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh, serta seluruh mahasiswa peserta KPM-UMD Kampung Inggris Gelombang II sebagai tanda dimulainya pelaksanaan pengabdian di Kota Sabang.
Melalui sinergi yang terus diperkuat antara Pemerintah Kota Sabang dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, diharapkan lahir berbagai inovasi dan program pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat sektor pendidikan, serta mendukung kemajuan pariwisata dan pembangunan berkelanjutan di Kota Sabang.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan investasi strategis dalam membangun masa depan. Melalui Program KPM-UMD Kampung Inggris ini, Sabang tidak hanya menerima kehadiran mahasiswa, tetapi juga menerima gagasan, inovasi, dan semangat pengabdian yang akan menjadi energi baru dalam mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri, berpengetahuan, dan siap bersaing di era global,” demikian semangat yang menjadi roh dari kegiatan tersebut.
-Mj Eric Karno (Jejakkini.com Sabang News)
Editor/admin : Teuku Jejakkini







