Jakarta,jejakkini.com– Masyarakat Aceh yang tergabung dalam aksi damai di depan gedung kementerian ESDM Jakarta Kamis,25/6/2026 peserta aksi warga Aceh yang bernaung dalam organisasi Taman Iskandar Muda (TIM), Jakarta, menyampaikan pernyataan sikap kepada Pemerintah Pusat terkait pengelolaan sumber daya alam di wilayah Blok Andaman.
Massa aksi menegaskan bahwa kekayaan alam Aceh harus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat Aceh serta dikelola secara adil dan transparan.
Dalam aksi tersebut, peserta membawa berbagai spanduk dan menyuarakan aspirasi dengan tema “Aceh Tuntut Keadilan”. Mereka meminta pemerintah pusat untuk memberikan perhatian serius terhadap berbagai persoalan yang dinilai merugikan masyarakat Aceh.
Tujuh Poin Tuntutan kepada Pemerintah Pusat yang terangkum dalam pernyataan sikap pengurus Taman Iskandar Muda (TIM) yang disampaikan oleh Ketua umum Bapak Ir.H.Muslim Armas dengan penuh harapan.
keterlibatan Pemerintah Aceh dalam setiap kebijakan strategis terkait pengelolaan Blok Andaman.
Memberikan porsi yang adil bagi Aceh atas pendapatan dan keuntungan yang dihasilkan dari eksplorasi maupun eksploitasi migas di Blok Andaman.
Membuka informasi secara transparan mengenai kontrak kerja sama, investasi, serta potensi cadangan migas yang terdapat di Blok Andaman.
Memprioritaskan perkembangan ekonomi Aceh dalam kegiatan industri migas tersebut,menjaga ekosistem laut Aceh dari dampak aktivitas industri migas.
Menghormati kekhususan Aceh sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk hak Aceh dalam pengelolaan sumber daya alam.
Membangun dialog terbuka dengan masyarakat Aceh guna mencari solusi terbaik yang berpihak kepada kepentingan rakyat dan pembangunan daerah.
Koordinator aksi Fahrul lazi menyampaikan bahwa tuntutan tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang menginginkan keadilan dalam pengelolaan sumber daya alam Aceh.
Massa berharap Pemerintah Pusat segera memberikan tanggapan serta mengambil langkah konkret demi terciptanya kesejahteraan masyarakat Aceh.
“Kami tidak menolak investasi, tetapi kami menuntut keadilan. Kekayaan alam Aceh harus mampu membawa manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Aceh,” ujar salah seorang peserta aksi.
Aksi berlangsung tertib dan damai dengan pengawalan aparat keamanan. Para peserta berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah demi terciptanya hubungan yang harmonis antara Pemerintah Pusat dan masyarakat Aceh.
Penulis : Teuku Saifuddin Alba





