Aceh Utara,jejakkini.com-Jadwal pertandingan Final Piala Kapolres Lhokseumawe 2026 resmi mengalami pergeseran. Laga puncak yang sebelumnya direncanakan Rabu ( malam kamis ) tanggal 15 Juli ,kini dipastikan digelar pada Jumat ( malam Sabtu) ,17Juli 2026 sementara venue pertandingan tetap di Krueng Mane Foodball Stadium. 

Keputusan ini disampaikan Match Supervisor ( Penangung Jawab Pertandingan ) Ade Zulfhadli dan Syech Mulyadi  Rabu  (15/7/2026).

Menurut Ade Zulfhadli , pergeseran dilakukan untuk menyesuaikan sekaligus memastikan kehadiran Kapolres Lhokseumawe dan unsur forkopimda Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

Di lain pihak panpel juga memiliki limit waktu untuk melakukan persiapan lapangan seperti penyiraman dan pemotongan rumput,perbaikan tribun, lampu sudut ,ruang sholat dan fasilitas stadion lainnya.

Ia juga menyebutkan telah melakukan koordinasi dengan dengan pihak keamanan Polres Lhokseumawe,Pasgat Malilkulsaleh serta Koramil  Muara Batu. 

“Keamanan untuk pertandingan final sudah kita siapkan,target kita adalah laga final akan berlangsung aman, nyaman, dan meriah,” ujar Ade Zulfhadli  yang juga Presiden klub Persip Pase Aceh Utara ini.

Sementara Syech Mulyadi menyampaikan, final Turnamen Sepakbola Piala Kapolres Lhokseumawe dalam rangka HUT Bhayangkara  ke 80 mempertemukan dua tim ternama Aceh yaitu Galaticos Bireuen vs L Patra Bireuen,Galaticos melenggang ke final setelah menghentikan tim para bintang Ari 98, sementara L Patra lolos ke grand final setelah unggul dramatis atas CST Pijay melalui tos tosan penalti. 

“Kick off dimulai pukul 21.00 wib, akses masuk ke  stadion akan kami buka mulai pukul 19.00 wib,untuk supporter, kami imbau datang lebih awal,jaga ketertiban, jangan bawa benda terlarang, dan junjung tinggi sportivitas. Ini pesta olahraga, bukan ajang permusuhan,” Ujar Syech Mulyadi. 

Kapolres Lhokseumawe AKBP DR Ahzan,SH,S.I.K, M.S.M,M.H.melalui Match Supevisor berharap final ini menjadi ajang silaturahmi keluarga besar Polres Lhokseumawe dengan masyarakat khususnya pecinta sepakbola dan even kiranya juga menjadi salah satu wadah pembinaan atlet sepakbola di Provinsi Aceh.

“Kami ingin melahirkan bibit-bibit pesepakbola yang handal yang  nantinya bisa mengharumkan nama daerah ke tingkat nasional maupun internasional”.Ujar Pak Ahzan.(SM)

Editor/Admin : Teuku Jejakkini