Aceh Utara,mediajejakini.com-Suasana dinamika internal PSSI Aceh semakin menghangat menjelang Kongres Pemilihan. Persip Pase salah satu klub bersejarah di Aceh Utara, secara terbuka menyampaikan penolakan agar Nazir Adam tidak lagi maju sebagai Calon Ketua Aprov PSSI Aceh periode 2026-2030.
Penolakan tersebut disampaikan sebagai bentuk evaluasi terhadap kepemimpinan 2 periode terakhir yang dinilai belum membawa perubahan signifikan bagi kemajuan sepak bola di daerah.
“Sepak bola Aceh butuh napas baru. Kami dari Persip Pase berharap Pak Nazir Adam tidak perlu lagi maju. Saatnya regenerasi dan kepemimpinan yang lebih transparan, profesional, dan berprestasi,” ujar Presiden Klub Persip Pase Ade Zulfhadli.
Ade Zulfhadli menilai, selama ini pembinaan usia dini, kompetisi Liga 4 dan Suratin di Aceh masih belum berjalan maksimal. Selain itu, persoalan transparansi anggaran, keadilan wasit, dan minimnya lobi sponsor juga menjadi catatan penting.
“Kita lihat provinsi lain bisa menggelar event selevel liga dan mencari sponsor sendiri. Aceh punya potensi besar, tinggal bagaimana menatanya dengan benar. Evaluasi harus dilakukan sekarang demi masa depan sepak bola Aceh yang lebih baik,” tambahnya.
Sementara Sekum Persip Pase Syech Mulyadi juga menyoroti proses pencalonan yang terkesan tertutup,informasi yang beredar di kalangan internal Asprov PSSI Aceh juga terjadi mis komunikasi terkait Kongres.
“sudah saatnya KONI Aceh mengambil sikap atas kondisi ini,menyampaikan ke PSSI Pusat agar segera melakukan evaluasi dan klarifikasi terhadap seluruh tahapan Kongres Asprov PSSI Aceh 2026, dan menunjuk PLT Ketua Asprov PSSI Aceh yang lain untuk melaksanakan Kongres sehingga pelaksanaannya transparan dan akuntabel”ujar Syech Mulyadi.
Pewarta : Teuku Saifuddin Alba







