Palembang, Jejakkini.com – Sabtu 18 Juli 2026, Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) dan Media Peduli Sumatera Selatan (MPSS) resmi menyampaikan surat pemberitahuan rencana aksi unjuk rasa ke Polda Sumatera Selatan.
Aksi tersebut dijadwalkan akan digelar di halaman Mapolda Sumsel pada Kamis, 23 Juli 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. dengan tuntutan utama mendesak pengambilalihan penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap wartawan di Kabupaten Lahat.
Koordinator Aksi, Aristoteles, S.Ag, mengatakan surat pemberitahuan telah diserahkan ke Kabag Ops Polda Sumsel pada Tanggal 17 Juli 2026, Nomor surat, 54/A-LSM-MPSS/VII/2026. Langkah ini dilakukan sesuai UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
“Surat tersebut kami sampaikan sebagai bentuk pemberitahuan dan komitmen kami untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Kami minta Polda Sumsel segera mengambil alih kasus dugaan penganiayaan wartawan, media Bukit Besak News, Kabupaten Lahat yang terjadi di Karaoke Ceria, Lahat, agar proses hukum berjalan lebih objektif,” ujarnya.
Dalam surat tuntutan tersebut, Aliansi menyampaikan 3 poin tuntutan:
1. Mengambil alih penanganan kasus dugaan penganiayaan wartawan dari Polres Lahat ke Polda Sumsel.
2. Segera menetapkan tersangka dan memproses hukum para pelaku sesuai aturan yang berlaku.
3. Menjamin perlindungan dan keamanan bagi wartawan serta insan pers di Sumatera Selatan.
Menurut pihak aliansi, penanganan perkara tersebut dinilai belum menunjukkan kepastian hukum karena terlapor disebut belum memenuhi panggilan penyidik dan kasus tersebut belum mengalami perkembangan yang signifikan.
Selain itu Aliansi juga meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan penghilangan barang bukti berupa rekaman CCTV di lokasi kejadian. Kami meminta agar dugaan tersebut diproses sesuai ketentuan hukum apabila terbukti, termasuk melakukan penindakan terhadap pihak yang bersangkutan.
Surat pemberitahuan aksi ini juga ditembuskan kepada Mabes Polri, Divisi Propam Polri, Kapolres Lahat, serta sejumlah media sebagai bentuk pemberitahuan resmi.
Aliansi memperkirakan aksi akan diikuti oleh ratusan massa yang terdiri dari unsur LSM, organisasi pers, dan masyarakat umum.
“Kami tegaskan aksi ini murni untuk menegakkan keadilan dan marwah profesi jurnalis. Tidak ada muatan politik. Kami harap Polda merespons tuntutan kami,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Sumsel belum memberikan keterangan resmi terkait surat pemberitahuan dan kesiapan pengamanan aksi tersebut.
Jurnalis: Sulman Paris






