SABANG – Jejakkini com.|| Semangat kolaborasi antara masyarakat, generasi muda, dan Tim Penggerak PKK Kota Sabang kembali terlihat dalam kegiatan Penguatan Kelembagaan Pokja III dan Sosialisasi AKU HATINYA PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman) yang berlangsung di Gedung TP PKK Kota Sabang, depan Taman Burung Sabang, Senin (22/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan partisipatif tersebut tidak hanya menjadi wadah penguatan program kerja Pokja III TP PKK, tetapi juga menjadi momentum istimewa untuk memberikan apresiasi kepada Pemuda Peduli Lingkungan Kota Sabang, sekelompok anak muda yang selama ini konsisten melakukan aksi nyata menjaga kebersihan kawasan wisata dan fasilitas umum di Kota Sabang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kota Sabang, Ny. Nuri Farisal Zulkifli H. Adam, didampingi Staf Ahli TP PKK Kota Sabang Ny. Hj. Erwani Meuthia Suradji, Ketua Pokja III TP PKK Kota Sabang Widya, SP., M.Si, beserta jajaran pengurus TP PKK Kota Sabang.

Dalam sambutannya, Ny. Nuri Farisal Zulkifli H. Adam menegaskan bahwa gerakan AKU HATINYA PKK merupakan bagian penting dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar.

“Lingkungan yang bersih, hijau, dan terawat akan menciptakan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat. Melalui program AKU HATINYA PKK, kami ingin menumbuhkan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan, karena kemajuan daerah berawal dari kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan tempat kita hidup,” ujarnya.

Perhatian peserta kemudian tertuju pada kehadiran sejumlah anggota Pemuda Peduli Lingkungan Kota Sabang, kelompok yang belakangan mendapat apresiasi luas dari masyarakat berkat berbagai aksi sosial dan kegiatan gotong royong di sejumlah kawasan wisata.

Beranggotakan sekitar 15 orang pemuda, komunitas tersebut aktif melakukan pembersihan lingkungan di berbagai lokasi strategis, di antaranya Pantai Sumur Tiga, Pantai Ujung Kareung, kawasan Gampong Ie Meulee, serta sejumlah fasilitas publik lainnya yang menjadi destinasi favorit wisatawan.

Melalui komunitas Paddle Board Pantai Sumur Tiga, para pemuda secara sukarela turun langsung membersihkan area wisata yang selama ini kurang terawat. Setelah sebelumnya melakukan pembersihan sumur tua yang telah lama terbengkalai, mereka kembali melanjutkan aksi sosial dengan membersihkan fasilitas kamar mandi dan toilet umum yang dibangun pemerintah namun kondisinya mulai tidak layak digunakan.

Dalam keterangannya, para pemuda menyebutkan bahwa kegiatan tersebut lahir dari rasa tanggung jawab bersama untuk menjaga aset daerah agar tetap bermanfaat bagi masyarakat dan wisatawan.

“Fasilitas umum adalah milik kita bersama. Karena itu sudah menjadi tanggung jawab kita untuk menjaga, merawat, dan memanfaatkannya dengan baik. Kami berharap setelah dibersihkan, fasilitas ini kembali bisa digunakan masyarakat dan wisatawan dengan nyaman,” ungkap salah seorang perwakilan komunitas.

Aksi nyata tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Ketua TP PKK Kota Sabang,Ny.Nuri Farisal Zulkifli H.Adam Melalui Ketua Pokja III TP PKK Kota Sabang, Widya, SP., M.Si., penghargaan diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kepedulian generasi muda dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung kemajuan sektor pariwisata daerah.

“Apa yang dilakukan para pemuda ini merupakan contoh nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang patut diteladani. Mereka tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga ikut memperkuat citra Sabang sebagai destinasi wisata yang bersih, nyaman, dan ramah bagi pengunjung. Semangat seperti ini harus terus kita dukung dan dikembangkan,” ujar Widya.

Menurutnya, keberadaan kawasan wisata yang bersih dan terawat menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Kota Sabang di tingkat regional maupun nasional.

Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusi mereka, TP PKK Kota Sabang menyerahkan penghargaan kepada para Pemuda Peduli Lingkungan yang hadir. Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen mereka dalam menjaga kebersihan kawasan wisata, merawat fasilitas umum, serta menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Menariknya, dalam kesempatan yang sama, para pemuda juga menyerahkan sejumlah buku kepada TP PKK Kota Sabang sebagai simbol kolaborasi dalam membangun budaya literasi, pendidikan, dan kepedulian sosial di kalangan masyarakat.

Momentum apresiasi ini terasa semakin bermakna karena berlangsung menjelang Hari Ulang Tahun Kota Sabang ke-61 yang akan diperingati pada 24 Juni 2026. Kehadiran para pemuda peduli lingkungan menjadi cerminan lahirnya generasi muda yang tidak hanya peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam menjaga masa depan pariwisata daerah.

Melalui kegiatan Penguatan Kelembagaan Pokja III dan Sosialisasi AKU HATINYA PKK ini, TP PKK Kota Sabang berharap semangat kepedulian lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga terbangun budaya kolektif untuk menjaga kebersihan, merawat fasilitas umum, serta memperkuat nilai gotong royong demi mewujudkan Sabang yang semakin maju, hijau, sehat, dan berdaya saing.

Menjelang usia ke-61 tahun, Sabang tidak hanya merayakan perjalanan sejarahnya, tetapi juga meneguhkan harapan akan lahirnya generasi yang peduli, bergerak, dan berkarya untuk daerah. Dari tangan-tangan muda yang bekerja dengan tulus menjaga lingkungan, terpancar optimisme bahwa masa depan Sabang akan tumbuh lebih bersih, lebih indah, dan semakin membanggakan.

-Mj Eric Karno (Jejakkini.com.Sabang News)