Jejakkini.com,II SIGLI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Pidie menggelar acara silaturahmi Halal bi Halal yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Zaki Warkop, Kecamatan Sigli, Kabupaten Pidie, pada Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pengurus harian, tokoh agama, serta anggota NU dari berbagai ranting dan cabang se-Kabupaten Pidie.
Acara Halal bi Halal ini menjadi momen istimewa untuk saling bermaaf-maafan pasca masa Idul Adha 2026, sekaligus mempererat ikatan persaudaraan dan ukhuwah Islamiyah antar sesama warga Nahdlatul Ulama di wilayah tersebut. Suasana di lokasi acara tampak hidup dan akrab, di mana para peserta berinteraksi secara santai namun tetap sarat dengan nilai-nilai keagamaan dan diskusi organisasi yang konstruktif.
Dalam pertemuan tersebut, selain membahas pemulihan semangat kebersamaan, para pengurus juga merumuskan dan menyepakati tiga langkah strategis untuk kemajuan organisasi ke depannya. Kesepakatan tersebut menjadi poin penting hasil pertemuan kali ini, antara lain:
Pertama, terkait pemindahan sekretariat. PC NU Pidie berencana memindahkan kantor sekretariat organisasi ke wilayah Tijue. Lokasi baru tersebut diketahui memiliki satu bangunan yang saat ini tidak digunakan dan dinilai layak serta strategis untuk dijadikan pusat aktivitas administrasi dan koordinasi organisasi. Pemindahan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kinerja pelayanan dan kemudahan akses bagi seluruh elemen NU di Pidie.
Kedua, kesepakatan untuk mengaktifkan kembali agenda keagamaan rutin. PC NU Pidie merencanakan mengadakan Pengajian Rutin yang akan diikuti oleh seluruh jajaran pengurus NU. Kegiatan ini diagendakan dilaksanakan setiap minggu pada awal bulan, sebagai wadah peningkatan wawasan keislaman, pembinaan mentalitas pengurus, serta sarana silaturahmi berkelanjutan.
Ketiga, penetapan tokoh pembina dan pengisi acara. Dalam rangka memastikan kualitas dan manfaat pengajian rutin tersebut, PC NU Pidie telah menyepakati dan menunjuk tiga tokoh agama terkemuka di wilayah Pidie untuk menjadi pembina sekaligus pengisi materi. Mereka adalah Abu Ismi Ileot, Tgk. Jakfar Tangse, dan Abu Geumpang. Ketiga nama ini dikenal luas di masyarakat sebagai ulama dan tokoh panutan yang memiliki pemahaman agama mendalam dan menjadi kebanggaan masyarakat Pidie.
Ketua PC NU Pidie, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wadah untuk menyatukan visi dan misi dalam membangun umat dan masyarakat di Kabupaten Pidie. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan saling mendukung dalam setiap langkah organisasi.
“Halal bi Halal ini adalah tradisi luhur yang terus kita lestarikan. Melalui pertemuan ini, kita buang segala rasa curiga, perbedaan pendapat, dan kesalahpahaman. Kita kembali bersatu, saling memaafkan, dan kini telah merumuskan langkah nyata mulai dari pemindahan sekretariat hingga pembinaan rutin. Semua ini kita lakukan demi berkhidmat lebih baik bagi agama, bangsa, dan negara, khususnya di tanah Pidie yang kita cintai ini,” ujarnya.
Salah satu pengurus yang hadir mengapresiasi penyelenggaraan acara di Zaki Warkop Sigli. Menurutnya, suasana yang santai dan akrab justru memudahkan lahirnya keputusan-keputusan penting yang konstruktif.
“Kegiatan seperti ini sangat kami butuhkan agar tali persaudaraan tidak terputus, sekaligus merencanakan masa depan organisasi. Di sini kita bisa saling bertukar pikiran, saling menguatkan, dan menghasilkan kesepakatan yang jelas untuk kemajuan NU Pidie,” ungkapnya.







